Syarat Menjadi Penterjemah

Syarat Menjadi Penterjemah

Untuk mengasah seseorang menjadi penterjemah yang baik dan handal, setidaknya terdapat sembilan prasyarat yang harus dimiliki, yakni:

  1. Penterjemah harus memiliki pengetahuan yang kental dan handal akan baik BSu maupun BSa. Adalah hak yang mustahil seseorang dapat menterjemahkan bila dia tidak kenal betul dengan kedua bahasa bersangkutan, atau tidak memiliki kosakata yang setara dengan yang dimiliki penutur dari bahasa tadi.
  2. Penerjemah haris lengket dengan budaya dalam BSu dan BSa. Karena berbahasa merupakan pengejewantahan dari tindak berbudaya, dan bahasa adalah suatu fenomena hidup – dia tidak dapat dipisahkan dari budaya dimana bahasa tersebut dipakai. Bahasa mengkomunikasikan tidak hanya nama-nama benda dan beragam tindakan tetapi juga perasaan, sikap, cara pandang, keyakinan dan lain sebagainya. Untuk merasa dekat dengan lengket dengan suatu bahasa, penterjemah harus dekat dan lengket dengan budaya, dengan masyarakat, dengan cara hidup, dengan perilaku, dan dengan segala hal bertali dengan adat peristiadatan dimana bahasa itu hidup dan dipakai.
  3. Penterjemahan harus mengikuti perkembangan dari BSu dan BSa. Bahasa itu terus berkembang; makna kata acap kali bergeser dari tahun ke tahun, begitu pula jumlah kosa katanya. Suatu peristilahan terkadang hanya berkumandang  dalam kurun waktu tertentu, lenyap dan muncul peristilahan baru untuknya.
  4. Penterjemahan harus bisa menulis dan berbicara dalam bahasa ibu dan bahasa asing keahliannya. Ini bukan berarti penterjemahan mesti menjadi penulis atau orator. Kemampuan menulis di sini dimaksudkan untuk menuangkan kembali ide-ide yang dia pahami dalam BSu ke dalam BSa dengan parafrase yang layak baca menurut tatanan nan titian BSa yang wajar dan berterima. Kemampuan berbicara dimaksudkan penterjemahan harus bisa melafalkan, mengartikulasikan dan mempeformasikan ide-ide yang dia pahami dalam BSu ke dalam BSa dalam ragam lisan yang wajar dan berterima, terutama dalam terjemahan lisan (interpreting)
  5. Penerjemahan yang baik harus bisa menterjemahkan dalam lebih dari satu bidang keilmuan. Penterjemah harus memiliki rasa kepenasaran untuk terus menelusuri bidang-bidang okupasi guna memperkaya register dan repertoire-nya.
  6. Penerjemah harus memiliki kemampuan berpikir cepat (real time) dalam mengalihkan pesan dalam BSu kedalam padanan BSa-nya.
  7. Penerjemah harus mengembangkan kecepatan penerjemahannya. Penerjemah harus siap menerima beban kerja yang menumpuk dalam waktu yang sempit.
  8. Penerjemah harus memiliki keterampilan meneliti. Penerjemah harus bisa memperoleh/menjangkau sumber-sumber yang penting guna menghasilkan terjemahan yang berkualitas. Penerjemah yang berdedikasi adalah mereka yang terus – menerus mengintip, mencari dan mengejar sumber-sumber referensi dan membuat kompillsi bank data.
  9. Penterjemah tidak boleh asing dengan perkembangan teknologi mutahir; komputer, teleteks, dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *